Total Pageviews

Pages

Sunday, June 7, 2026

Update IT Inventory menjadi ERP Bonded Zone

ERP Bonded Zone (atau ERP Kawasan Berikat) adalah sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang dirancang khusus dengan modul IT Inventory terintegrasi untuk memenuhi regulasi ketat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)


. Sistem ini wajib dimiliki oleh perusahaan manufaktur atau ekspor-impor yang beroperasi di wilayah Kawasan Berikat demi mempertahankan fasilitas penangguhan Bea Masuk dan pajak impor. 


    Mengapa ERP Standar Tidak Cukup untuk Kawasan Berikat?

    Banyak perusahaan keliru menganggap bahwa ERP global biasa otomatis memenuhi syarat. Sesuai aturan Bea Cukai Indonesia, sistem di Kawasan Berikat harus memenuhi kriteria IT Inventory Standar Kepatuhan
    • Integrasi Data Murni: Data laporan kepabeanan harus berasal langsung dari sistem pencatatan utama (bukan hasil manipulasi atau input ulang manual). 
    • Akses Log-In Auditor: Menyediakan hak akses khusus (read-only) bagi petugas Bea Cukai untuk memeriksa mutasi barang kapan saja secara real-time

    Fitur Utama ERP Bonded Zone

    Sistem ERP khusus ini mengawasi pergerakan logistik dari hulu ke hilir dengan menyematkan kode kepabeanan pada setiap material: 
    • Pencatatan Dokumen BC: Otomatisasi pelacakan dokumen impor/ekspor seperti BC 2.3 (Pemasukan), BC 2.5 (Pengeluaran ke lokal), BC 3.0 (Ekspor), hingga BC 4.0 dan 4.1.
    • Konversi Bahan Baku ke Produk Jadi (WIP & BOM): Melacak konversi bahan baku impor non-pajak menjadi barang setengah jadi (WIP) hingga produk jadi untuk membuktikan tidak adanya kebocoran material ke pasar domestik. 
    • Koneksi Host-to-Host (H2H): Integrasi langsung dengan sistem kepabeanan pusat seperti CEISA 4.0 milik Bea Cukai. 
    • Laporan Mutasi Otomatis: Menyusun Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) mutasi bahan baku, barang jadi, barang sisa (scrap), dan mesin modal secara periodik.

    Wednesday, May 14, 2025

    Wednesday, April 16, 2025

    Monday, June 24, 2024

    Fasilitas KITE, IT Inventory KITE dan pelaporannya

     

    Apakah fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) itu?


    Fasilitas KITE terdiri dari 2 macam, yaitu :

    1. Fasilitas pembebasan bea masuk dan PPN impor tidak dipungut atas impor bahan baku untuk diolah, dirakit, dipasang dan hasil produksinya diekspor
    2. Fasilitas pengembalian bea masuk atas impor bahan baku untuk diolah, dirakit, dipasang dan hasil produksinya diekspor Pengertian Bea Masuk termasuk bea masuk tambahan seperti bea masuk anti dumping, bea masuk pembalasan, bea masuk safeguard, dan bea masuk imbalan
     

    Kemudahan Impor Tujuan Ekspor, Bea Cukai Keluarkan Aturan Baru

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memperbaharui dua aturan soal Kemudahan Impor Tujuan Ekspor, yakni KITE Pembebasan dan KITE Pengembalian. Aturan ini, menurut Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi, adalah inovasi untuk memacu ekspor.

    “Peraturan baru ini merupakan deregulasi dan penyederhanaan peraturan sebelumnya. Kami telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan nomor 160/PMK.04/2018 dan nomor 161/PMK.04/2018 yang mulai berlaku pada 18 Februari 2019,” kata Heru di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin 18 Februari 2019.

    Sejumlah pembaharuan dengan berlakunya beleid anyar antara lain dengan menciptakan perizinan operasional dan transaksional KITE secara online, mempercepat janji layanan pengembalian Bea Masuk, serta membuka peluang pemasukan dan pengeluaran melalui Pusat Logistik Berikat.

    Selain itu, dengan aturan terbaru itu, Heru mengatakan Bea Cukai memberikan kemudahan bagi perusahaan dengan menghapuskan Laporan Pemeriksaan Ekspor (LPE) dan menyiapkan LHPRE yang tersedia otomatis secara sistem sebagai pengganti LPE.

    Laporan informasi yang dibutuhkan pihak Dirjen Bea & Cukai paling sedikit harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :

    1. Aktivitas transaksi yang terdiri dari :

    1. Pemasukan bahan baku impor
    2. Pemakaian barang dalam proses produksi (work ini process)
    3. Pengeluaran barang hasil produksi
    4. Penyesuaian (adjustment)
    5. Hasil pencacahan (stock opname)
     

    2. Laporan yang perlu dihasilkan :

    1. Laporan Pemasukan Barang per dokumen pabean
    2. Laporan Pengeluaran Barang per dokumen pabean
    3. Laporan Posisi Barang dalam Proses (WIP)
    4. Laporan Pemakaian Barang Dalam Kegiatan Sub Kontraktor
    5. Laporan Pertanggungjawaban Mutasi Barang :
      • Mutasi Bahan Baku Impor dan Bahan Penolong
      • Mutasi Barang Hasil Produksi
      • Mutasi Barang Waste/Scrap
      • Mutasi Mesin dan Peralatan Kantor

    Wednesday, March 27, 2024

    Sistem Informasi berbasis Web yang mampu berkomunikasi secara Host to Host (Server ke Server) dengan CEISA 4.0 yang mampu mengakomodir pembuatan dokumen kepabeanan (PIB/PEB/TPB) dengan format template yang telah ditentukan (XLS/JSON/TXT dan Lain-lain) ke dalam CEISA 4.0 secara otomatis dan mampu menghasilkan laporan atau report yang diinginkan



    Monday, August 16, 2021

    IT Inventory Sub System dari Aplikasi Akunting

     Di aplikasi IT Inventory sudah adanya modul akunting. Diharapkan transaksi keuangan langsung otomatis masuk ke database akunting.Sehingga diharapkan tidak adanya double input antara Inventory dan Akunting. Laporan Jurnal,Buku besar, Laba Rugi dan Neraca sudah ada di mobil akunting.  Dibawah ini gambar dari login sebagai akunting.



     

    Tracebility Laporan

     Aplikasi ini mampu memberikan informasi langsung kepada user tanpa harus merekap laporan terlebih dahulu. Kami ambil contoh untuk laporan mutasi Bahan Baku dan Penolong. 

    Pada kolom pemasukan kami tampilkan dokumen masuk yang menandakan barang masuk ke daerah kawasan berikat. Begitu juga dengan kolom pengeluaran mampu menampilkan mutasi yg keluar dari Gudang dan Keluar dari Kawasan Berikat.







    Tracebility Stock Gudang Barang Jadi.

     Aplikasi ini mampu memberikan informasi yang dibutuhkan oleh Exim untuk diupload ke aplikasi Ceisa. Sehingga informasi ini memberikan data yang akurat, sehingga tidak adanya memapulasi data akan komsumsi bahan baku yg diupload ke Ceisa..baik itu qty dan dokumen asalnya.



    Stock di Produksi

    Aplikasi ini mampu menampilkan stock hasil produksi dengan dokumen asal bahan baku beserta komsumsi bahan bakunya.




     

    Tracebility Stock Raw Materail Gudang

     Aplikasi ini mampu menampilkan Stock gudang dengan asal dokumennya.


     

    Terkoneksi Ke Ceisa

     Konsep terbaru dari aplikasi IT Inventory Kawasan Berikat ini adalah dari Ceisa untuk Ceisa.



    Dashboard Aplikasi IT Inventory Kawasan Berikat

    Dashboard memampilan summary dokumen masuk dan keluar bulan berjalan saat ini. Ditampilkan dalam bentuk Grafik 


    Summary tersebut bisa di driildown untuk menampilkan detail dari garfik



    Update IT Inventory 2020

     

    Tampilan Utama Menu Dengan User Login yang berbeda




    Tuesday, February 10, 2015

    Format Laporan 4 Bulanan Output dari System IT Inventory


    Laporan Pemasukan Barang Per Dokumen Pabean

     Laporan Pengeluaran Barang Per Dokumen Pabean

     Laporan Posisi WIP

     Laporan Pertanggungjawaban Mutasi Barang Modal dan Peralatan Kantor

     Laporan Pertanggungjawaban Mutasi Barang Jadi

                                  Laporan Pertanggungjawaban Mutasi Bahan Baku dan Penolong


    Laporan Pertanggungjawaban Mutasi Barang Sisa/Scrap