. Sistem ini wajib dimiliki oleh perusahaan manufaktur atau ekspor-impor yang beroperasi di wilayah Kawasan Berikat demi mempertahankan fasilitas penangguhan Bea Masuk dan pajak impor.
Mengapa ERP Standar Tidak Cukup untuk Kawasan Berikat?
- Integrasi Data Murni: Data laporan kepabeanan harus berasal langsung dari sistem pencatatan utama (bukan hasil manipulasi atau input ulang manual).
- Akses Log-In Auditor: Menyediakan hak akses khusus (read-only) bagi petugas Bea Cukai untuk memeriksa mutasi barang kapan saja secara real-time.
Fitur Utama ERP Bonded Zone
- Pencatatan Dokumen BC: Otomatisasi pelacakan dokumen impor/ekspor seperti BC 2.3 (Pemasukan), BC 2.5 (Pengeluaran ke lokal), BC 3.0 (Ekspor), hingga BC 4.0 dan 4.1.
- Konversi Bahan Baku ke Produk Jadi (WIP & BOM): Melacak konversi bahan baku impor non-pajak menjadi barang setengah jadi (WIP) hingga produk jadi untuk membuktikan tidak adanya kebocoran material ke pasar domestik.
- Koneksi Host-to-Host (H2H): Integrasi langsung dengan sistem kepabeanan pusat seperti CEISA 4.0 milik Bea Cukai.
- Laporan Mutasi Otomatis: Menyusun Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) mutasi bahan baku, barang jadi, barang sisa (scrap), dan mesin modal secara periodik.









